Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) diperingati setiap tanggal 21 Februari. Kementrian Negara Lingkungan Hidup mencanangkan 21 Februari 2006 sebagai Hari Peduli Sampah Nasional untuk pertama kalinya. Peringatan ini muncul atas ide dan desakan dari sejumlah pihak untuk mengenang peristiwa di Leuwigajah, Cimahi, Jawa Barat, pada 21 Februari 2005 di mana sampah dapat menjadi mesin pembunuh yang merenggut nyawa lebih dari 100 jiwa. Pada peristiwa naas tersebut, terjadi akibat curah hujan yang tinggi dan ledakan gas metana pada tumpukan sampah. Akibatnya 157 jiwa melayang dan dua kampung (Cilimus dan Pojok) hilang dari peta karena tergulung longsoran sampah yang berasal dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Leuwigajah. Tragedi ini memicu dicanangkannya Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang diperingati tepat di tanggal insiden itu terjadi.

Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional tersebut, Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam melaksanakan kegitan Workshop Pemanfataan Sampah yang diselenggarakan di Aula B Lantai 1 Universitas Internasional Batam pada tanggal 28 Februari 2019. Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi pelatihan pembuatan kompos (composting), ecobrick, dan penampilan kreasi pemanfaatan sampah lainnya. Workshop ini melibatkan industri, sekolah, dan masyarakat.  Acara workshop ini dibuka oleh Dekan FTSP-UIB Dr. Ir. Mulia Pamadi, MM., M.Hum yang dalam sambutannya menjelaskan bahwa peringatan HPSN ini merupakan momen yang tepat untuk membangun komitmen bersama untuk hidup bersih melalui pemanfatan sampah, selain itu juga mendorong budaya hidup sehat dan produktif di tengah masyarakat dengan dinamika dan partisipasi masyarakat sebagai modal sosial.